Para pesilat Sanggar Seni Karya Bakti Putra usai tampil dan mendapat penghargaan di ajang Pasanggiri Ibing Silat Tradisi Bupati Cup 1, Agustus lalu

Jejak Tasikmalaya - Sanggar Seni Karya Bakti Putra terus menunjukan eksistensinya. Usai tampil dan menyabet beberapa penghargaan di ajang Pasanggiri Ibing Silat Tradisi Bupati Cup 1, Agustus lalu, dalam waktu dekat mereka akan bertolak ke Bandung untuk unjuk gigi memenuhi undangan.

Meski eksistensinya kian menonjol, sayangnya tak dibarengi respon positif dari pihak desa. Pihak desa seakan apatis. Padahal, setiap kali tampil, nama daerah (desa) acap kali disebut. Sanggar Seni Karya Bakti Putra sendiri beralamat di Dusun Bihbul, Desa Giriwangi, Kec. Gunungtanjung, Kab. Tasik.

"Pihak desa bukannya tidak tahu dengan keberadaan kami. Saat kami tampil di Bupati Cup 1, mereka tahu. Dalam waktu dekat kami akan tampil di Bandung pun, mereka tahu. Tapi entah kenapa hingga detik ini mereka seolah masa bodo. Jangankan support dana, sekedar support semangat pun tidak ada," sesal Ketua Sanggar Seni Karya Bakti Putra, Ade Dedi.

Ade Dedi menaruh harap perhatian dari pihak desa. Sebab walau bagaimanapun, kata Ade Dedi, eksistensi mereka tidak bisa dipisahkan dengan mengangkat nama daerah. Apalagi paguron yang dipimpinya itu sudah memiliki legalitas jelas seiring sudah diaktanotariskan. (Piter)