Dari kiri ke kanan; Wahid, AKBP Anom Karibianto, Aslim dan Ricky Assegaf

Jejak Tasikmalaya - Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91, PC GP Ansor Kota Tasikmalaya menggelar Holaqoh Hari Sumpah Pemuda di Gedung PC NU Kota Tasikmalaya Jalan Dr Soekardjo No. 47, Senin (28/10/2019) malam. 

Acara yang mengambil tema Kemandirian Ekonomi Pemuda, Pilar Peradaban Agama dan Pembangunan Bangsa menghadirkan narasumber Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, SH, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, S.Ik, Direktur Ansor Ritel Jawa Barat/Ketua GP Ansor Kota Tasikmalaya H. Ricky Assegaf, M.Pd dan Wahid Wakil Ketua Bidang Ekonomi GP Ansor. 

Dalam pemaparannya, H. Ricky Assegaf mengatakan, dalam membangun sebuah bisnis perlu pendampingan yang serius dan continue, tidak bisa hanya ceremonial saja. Menurut Ricky, ada tiga masalah dalam pembangunan ekonomi yakni, sistem dan manajemen, SDM, Modal. 

Dijelaskannya, suatu daerah akan makmur apabila 14 persen penduduknya adalah wiraswasta. Saat ini apakah Kota Tasikmalaya sudah mencapai jumlah tersebut?. 

"Jangan sampai program WUB hanya bentuk administrasi saja, hanya supaya disebut banyaknya enterpreneur," katanya. 

"Ansor hari ini konsen di ritel, karena hal ini yang bisa digerakan dan dirasakan oleh seluruh kader," imbuh Ricky. 

Agar dapat menggerakan kemandirian ekonomi, kata Ricky, Ansor serius di bidang ritel, dengan menggandeng konsultan starup digital yang membentuk jejaring ritel di setiap kelurahan. 

"Ini bukti keseriusan kami, untuk memakmurkan Kota Tasikmalaya dengn membentuk wirausaha baru di tubuh GP Ansor," tandas Ricky. 

Agar tujuan itu tercapai, DPRD Kota Tasikmalaya siap untuk memfasilitasi Ansor dalam membangun kemandirian ekonomi. Hal itu ditandaskan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim. 

Aslim berharap, diskusi tentang kemandirian ekonomi jangan hanya malam ini saja. 

"Terimakasih telah memberikan energi untuk kami untuk lebih mengawasi program-program yang belum terealisasi dengan baik, seperti WUB yang sahabat sampaikan," ucap Aslim. 

"Saya berharap Ansor menjadi bagian yang penting dalam pembangunan ekonomi pemuda di Kota Tasik, bagian dari perencanaan dalam pembangunan ekonomi," tuturnya. 

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, S.Ik mengatakan, ekonomi adalah equipalen dengan keamanan. Terlebih, harus ada dukungan dari pemuda karena pemuda adalah soko guru ekonomi. 

Anom menyebut faktor adanya radikalisme dan kejahatan dapat menyebabkan ekonomi lemah. 

"Ekonomi terpuruk dapat mengakibatkan kejahatan meningkat," katanya. (Dwi