Para tokoh lintas partai politik Kota Tasikmalaya saat menggelar pertemuan di sebuah cafe, belum lama ini

Jejak Tasikmalaya - Puluhan orang dari Koalisi Masyarakat Pemilih Cerdas (KOMPAS) akan mendatangi kantor Bawaslu Kota Tasikmalaya, di Jl. Letnan Harun, Senin (13/5/2019) siang. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kerja Bawaslu selama proses pemilu kemarin yang dianggap lembek. Padahal dugaan pelanggaran begitu kental dan santer di kalangan masyarakat. Utamanya dugaan money politic yang dilakukan para oknum caleg.

Koordinator KOMPAS, Asep Rizal Asy'arie, menyampaikan, selain mempertanyakan komitmen integritas Bawaslu, mereka juga akan menanyakan berapa jumlah temuan dan pengaduan masyarakat ke Bawaslu selama proses pemilu. Termasuk apa saja jenis pelanggarannya.

"Kami akan minta Bawaslu membuka semuanya. Sudah sejauh mana proses penanganannya. Selain itu, kami juga akan meminta Bawaslu untuk mengumumkan ke media massa nama-nama peserta pemilu yang jadi tersangkanya. Jika Bawaslu menolak, kita patut curiga. Jangan-jangan mereka kongkalikong," ujar Asep Rizal, Minggu (12/5/2019) siang.

Sebelum memutuskan untuk menggeruduk kantor BAWASLU, KOMPAS yang dihuni para tokoh politik lintas partai ini mengadakan pembahasan di salah satu kafe dengan memunculkan beberapa piont kesepakatan, salah satunya KOMPAS akan mengawal para pelanggar pemilu yang sudah dikantongi Bawaslu sampai para pelaku benar-benar diadili sesuai perbuatannya. (Piter)