Kadisdik Kab. Tasikmalaya Dadan Wardana saat memberi sambutan

Jejak Tasikmalaya - Sebanyak 19 orang kepala sekolah SD dan SMP dan 6 pengawas sekolah di Kab. Tasikmalaya menerima bimbingan tekhnis Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Terintegrasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), bertempat di salah satu sekolah di kawasan Singaparna. Pelatihan berlangsung selama empat hari berturut-turut terhitung Selasa-Jum'at (10-13/9/2019) dengan pemateri Fasilitator Nasional (Fasnas) dan Fasilitator Daerah (Fasda) dari Ditjen GTK.

Bimtek PPK Terintegrasi SPAB merupakan respon pihak Dinas Pendidikan atas surat dari Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan prihal Permohonan Ijin Penugasan Peserta Program Pengimbasan PPK Terintegrasi SPAB.

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Tasikmalaya, Dadan Wardana, membuka langsung kegiatan.  Dalam sambutannya Dadan mengapresiasi adanya kegiatan ini. Menurut dia, Kab. Tasik yang notabenenya adalah daerah rawan bencana, maka kegiatan sosialisasi kebencanaan memang perlu dilakukan untuk membangun insan/individu yang siap siaga menghadapi bencana.

Salah satu peserta Bimtek, Mamat Indrajaya, mengaku terbantu dengan adanya pelatihan ini. Apalagi sekolah yang dipimpin Mamat terletak di daerah yang kontur tanahnya cukup labil.

"Ada banyak materi yang akan kami terima dalam pelatihan ini. Mulai dari meningkatkan kerelawanan dan kompetensi kesiapsiagaan bencana, pendidikan pencegahan dan pengurangan risiko bencana hingga manajemen bencana di sekolah. Semuanya sangat penting,"  kata Mamat yang menjabat Kepala SMPN 2 Satap Cikatomas diwawancarai di sela Bimtek. (Piter)