Hidayat Muslim (tengah)

Jejak Tasela - Seiring akan digelarnya Pilkades serentak, harapan pada calon kepala desa (cakades) di Tasela harus visinoner terhadap rancangan RTRW karena kini telah masuk dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kab. Tasikmalaya 20 tahun ke depan (2018-2038) sebagai wilayah pengembangan perkotaan.

Hal tersebut menjadi bahasan pokok yang sedang di bahas DPRD Kab. Tasikmalaya, ada sejumlah desa yang masuk dalam rancangan tersebut, Kec. Karangnunggal sebagai pusat pemerintahan dan pengembangan wilayah perkotaan. 

Di Kec. Bantarkalong, ada Desa Simpang dan Hegarwangi yang masuk jadi area pengembangan perkotaan, sehingga secara otomotis dua desa ini akan dapatkan perhatian serius dalam pengembangan wilayah perkotaan baik infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat pendukung lainnya.

Menanggapi hal itu, harapan warga berharap calon pemimpin (kepala desa)  seluruh desa di Tasela terutama Desa Hegarwangi dan Simpang yang akan segera dipilih oleh warganya harus memiliki visioner untuk menyambut dan serius menjalankan kebijakan terkait pengembangan perkotaan seiring konsep dalam DOB Tasela.

Hidayat Muslim, anggota Pansus RTRW DPRD Kab. Tasikmalaya menjelaskan, sebagai warga Kec. Bantarkalong sangat bangga Desa Simpang dan Hegarwangi menjadi dua desa yang masuk dalam rancangan khusus  wilayah pengembangan perkotaan sehingga dapat dijadikan kebanggaan.

Untuk itu, politisi muda PPP asal Tasela ini berharap para calon kades diseluruh Tasela harus mampu visioner dan mempunya visi membangun dan melaksanaan kebijakan yang akan dilaksanakan oleh Pemkab Tasikmalaya dalam pengembangan Wilayah perkotaan yang dimaksud.

"Tanpa meninggalkan desa lainnya, nantinya kades dan warga Simpang dan Hegarwangi harus mampu mengembangkan potensi dan keunggulan desanya guna menjadikan dua desa ini mampu menjadi perkotaan di wilayah Tasela," jelas Hidayat Muslim kepada jejakjabar.com, Senin (26/8/2019). (Mz)