Haris Sanjaya (ketiga dari kiri) bersama alumni Dokar 47

Jejak Tasikmalaya - Selain untuk mempererat silaturahmi, acara bertajuk Dokar 47 Reunion Lintas Batas Generasi yang digelar di Kantor PC NU Kota Tasikmalaya, Sabtu (27/1) malam, juga sebagai ajang nostalgia bagi Haris Sanjaya dengan sahabat-sahabatnya yang tak lain para alumni IPNU, IPPNU, PMII, Ansor, Muslimat, Fatayat. 

Tak dapat dipungkiri, sosok Haris yang kini menjabat sebagai Ketua PKB Kabupaten Tasikmalaya karir organisasinya terlahir dari Dokar 47.

"Saya di Dokar 47 mengikuti tahapan kaderisasi, dimulai Ketua IPNU Cineam, wakil ketua PMII merangkap ketua IPNU cabang, jadi ketua IPNU Kabupaten Tasikmalaya, Ketua IPNU Jawa Barat, pulang ke Tasikmalaya menjadi sekretaris partai dan hari ini saya selaku Ketua PKB Kabupaten Tasikmalaya," beber Haris seusai acara.

Agar silaturahmi berkelanjutan, Haris kemudian menggagas sebuah forum guna menyatukan atau menjalin komunikasi bagi para alumni Dokar 47.

"(Rencana) agenda ini terjadi sudah lama, cuman akhir-akhir ini karena kesibukan sahabat-sahabat mengalami ada keterputusan, secara kolektif diformulasikan ke sebuah forum," ujarnya.

Sebenarnya, kata Haris, agenda seperti ini sering dilaksanakan namun mengusung tema refleksi akhir tahun, yang dijadikan sebagai momentum evaluasi dan merencanakan program kedepan. 

"Hari ini dicoba karena kemarin kita tidak ada waktu semua, maka kita gagas hari ini ada Dokar Reunion 47 dalam rangka silaturahmi ringan lah intinya," tutur Haris.

Karena berlatar belakang politisi, dalam kesempatan ini Haris mencoba membangun kerangka penyamaan visi misi Dokar 47 disisi politik.

Dikatakan Haris, politik Dokar 47 sangat dinamis, para alumninya ada yang bernaung di Partai Golkar, PPP, PKB, Nasdem, Gerindra dan tentunya PKB yang terbanyak. "Kita tentu ingin lebih maju, ingin ada keterwakilan yang merefresentasikan kawan-kawan Dokar ini. Ya, siapa saja yang akan maju ke level lebih tinggi ke pusat, provinsi dari berbagai pintu kekuatan politik," jelas Haris. 

"Nah ini kita membangun komunikasi awal siapa sesungguhnya yang mempunyai niat maju," imbuhnya. 

Haris berharap, dengan variatifnya partai politik yang menjadi pilihan para alumni, Dokar 47 tidak kaku atau tidak membatasi mengenai arah politik. (JD