Pengurus dan anggota LSM Gabrutas saat mengisi kegiatan milangkala ke 32 tahun di Padepokan Garuda Paksi, Kp. Salapan, Urug, Kawalu

Jejak Tasikmalaya - Tepat tanggal 10 November 2018, LSM Gabrutas berusia 32 tahun. LSM yang dibentuk tahun 1986 itu didirikan oleh para pegiat olahraga beladiri karate. 

Kini, LSM Gabrutas telah mengembangkan bidang garapan kegiatannya menjadi lebih fokus ke bidang sosial, budaya, keagamaan, pendidikan dan pertanian serta ekonomi kreatif dengan tetap tidak meninggalkan kegiatan yang menjadi identitas awalnya yaitu olahraga beladiri karate dalam wadah Karate Nasional (KAN).

Ketua Umum DPP Gabrutas Agus Tono berharap, diusai ke 32 tahun LSM Gabrutas kedepan semakin eksis dan dapat terus berkarya serta memberikan kontribusi positif dan signifikan untuk mewujudkan Tasikmalaya yg semakin maju, mandiri, aman. 

"Tentunya, Gabrutas juga ingin mewujudkan harapan agar  masyarakat Tasikmalaya semakin sejahtera dalam semangat silih asih, silih asah dan silih asuh," ujar pria pelontos saat ditemui di Padepokan Garuda Paksi, Kp. Salapan, Urug, Kawalu. 

Sementara itu, Nanang Nurjamil selaku Ketua Dewan Pembina Gabrutas memiliki harapan, di usia ke 32 tahun menjadi titik awal untuk menjalankan 5 program Tasik Hebat agar bisa terwujud, antara lain : pendidikan moral akhlak, pembukaan lapangan kerja melalui usaha kerja mandiri, peningkatan kegiatan sosial kemanusiaan dengan membumikan falsafah sunda "sareundeuk saigel sabobot sapihandean". 

"Insya Allah mohon doa dari semuanya agar program dan harapan kami bisa terwujud. Kami akan mulai melakukan koordinasi dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait karena tentu saja untuk mewujdukan program-program tersebut kami tidak bisa sendiri," tutur Kang Jamil sapaan akrabnya. 

Kang Jamil berpesan agar seluruh anggota LSM Gabrutas sebagai LSM yang lahir dan didirikan oleh pituin orang Tasikmalaya terus menggelorakan motto Gabrutas "Bela Diri, Bela Rakyat, Tasik Hebat". (Dwi