Jepi Tarlipi (kiri) dan Asep Azwar Luthfi

Jejak Tasela - Kebutuhan rumah sakit yang layak dengan sarana dan prasarana di wilayah Tasikmalaya Selatan sudah sangat mendesak. Terus meningkatnya pertumbuhan penduduk di 10 kecamatan se-Tasela memberi imbas langsung kepada pentingnya ketersediaan layanan kesehatan yang berfasilitas lengkap guna memberi layanan kesehatan bagi warga yang selama ini hanya memanfaatkan layanan kesejahatan di puskesmas saja. Sementara saat ada tindakan medis lanjutan, pasien terpaksa di rujuk ke rumah sakit daerah di Singaparna maupun ke Kota Tasikmalaya dengan jarak puluhan kilometer.

Pentingnya pembangunan rumah sakit di Tasela disuarakan para setup PK Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Mereka mengaku sangat berharap pemerintah segera membangun rumah sakit didaerahnya karena sudah bersifat emergency.

Disampaikan Jepi Tarlipi Ketua PK KNPI Karangnunggal, Jepi menyoroti sebegitu pentingnya sarana layanan kesehatan yang berfasilitas lengkap agar dapat dirasakan warga.

"Selama puluhan tahun warga Tasela terpaksa menempuh puluhan kilometer untuk mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit daerah," kata Jepi.

Hal serupa juga disampaikan sekretaris DPD KNPI Kab. Tasikmalaya Asep Azwar Lutfi, menurutnya, pemerintah harus serius membangun sejumlah infrastruktur layanan umum bagi masyarakat Tasela terutama rumah sakit untuk memberi kemudahan bagi warga mengakses layanan kesehatan tersebut. Selain itu keberadaan rumah sakit juga menjadi salah satu syarat pendukung untuk realisasi DOB Tasela.

Hal tersebut disampaikan Asep saat menghadir Muscam KNPI Kec. Bantarkalong, sabtu (21/9/2019) yang digelar di Gedung Dakwah Islamiyah Bantarkalong.

"Kami berharap pemerintah lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat apalagi yang bersifat urgent," tegas Asep kepada jejakjabar.com. (Mz)