Manajer Toko Ratu Paksi, Fitri Nurhaliza

Jejak Tasikmalaya - Disela-sela menunggu proses penyegelan yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Tasikmalaya, Manajer Toko Ratu Paksi, Fitri Nurhaliza membeberkan keterangan kepada awak media. 

Fitri menjelaskan, sebenarnya yang melakukan hal itu adalah satpam out sourching. Perlakuan itu tidak ada di Standar Operational Procedure (SOP) manajemen Toko Ratu Paksi. 

"Kita tidak pernah mengarahkan seperti itu. Ini inisiatif dari pihak sekuriti dan itu tanpa melalui proses manajemen. Karena seharusnya prosesnya melalui manajemen, mereka berinisiatif sendiri. Ya jadi seperti itu, padahal kami tidak pernah mengintruksikan seperti itu bahkan pihak manajemen tidak tahu ada kejadian itu," terangnya. 

Ia mengetahui setelah ibu korban datang malam harinya ke toko menemuinya dan membicarakan kronologis kejadian. 

"Kami membenarkan kejadian, tapi bukan dalam hal penelanjangan, tapi memang pemeriksaan berlebihan," tandas Fitri. 

Atas kejadian ini, ucapnya, menjadi pembelajaran bagi semua pihak. 

"Kita manajemen meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban dalam hal ini. Kita tidak mau seperti ini menimbulkan keresahan masyarakat," pintanya. (JD