Aktifis pelestari lingkungan Manasix giat membersihkan dan menjaga kelestarian Sungai Cikalang

Jejak Tasikmalaya - Empat aktifis pelestari lingkungan dari Yayasan Mantan Narapidana Tasikmalaya (Manasix) ngabuburit sembari membersihkan Sungai Cikalang. 

Dengan menggunakan perlengkapan arung jeram seperti rafting helm, ban, pelampung, tampak para aktifis tersebut menelusiri bantaran sungai untuk mengambil sampah. 

Koordinator aktifis pelestari lingkungan Manasix Ustadz Heri Hermawan mengungkapkan, kegiatan ngabuburit bertemu "Nikmati Alirannya, Cintai Lingkungannya" bukan sebagai wujud pencitraan semata, namun akan dilakukan secara kontinyu bahkan tak hanya saat bulan suci Ramadhan saja. 

"Ditekankan kami bukan pencitraan, satu dua hari selesai. Tapi akan kontinyu membersihkan dan melestarikan sebagai pribumi asli Sungai Cikalang," tutur Ustadz Heri disela-sela kegiatan di Awipari, Cibeureum, Selasa (5/6/2018). 

Ia juga berharap, dari empat orang aktifis kedepan dapat berlipat menjadi 40 ribu aktifis yang bisa menjaga kebersihan dan melestarikan Sungai Cikalang. 

Terkait perlengkapan, kata Ustadz Heri, ia masih menggunakan perlengkapan milik Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Tasikmalaya. Kedepan, pihaknya ingin memiliki perlengkapan sendiri sehingga dapat dimanfaatkan setiap waktu untuk membersihkan Sungai Cikalang. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman FAJI yang telah sudi meminjamkan perlengkapannya," ucapnya. 

Ia juga berpesan kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam hal ini dinas kebersihan untuk memperhatikan pengangkutan sampah di wilayah pelosok atau yang jauh dari jangkauan mobil/motor gerobak sampah seperti di wilayah pinggir sungai. Pasalnya, banyak sampah yang menumpuk di bak sampah tidak terangkut dan masyarakat terpaksa membuang ke sungai. 

"Kami bersama aktifis lainnya sedang mencari solusi untuk mencari titik atau lokasi pembuangan sampah yang mudah dijangkau oleh petugas sampah," katanya. (Dwi