Neneng Fitriani Intan Nurmala bertekad sejajarkan hak-hak politik kaum perempuan

Jejak Tasikmalaya - Neneng Fitriani Intan Nurmala, SE, perempuan kelahiran Tasikmalaya 01 Juli 1994 bersiap menatap ketatnya persaingan dunia politik Kota Tasikmalaya.

Berangkat menggunakan perahu Partai Bulan Bintang (PBB), perempuan yang akrab disapa Intan itu telah tercatat sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) pada Pemilihan Legislatif 2019 mendatang.

"Saya yakin memilih PBB sebagai alat perjuangan politik karena PBB telah terbukti sebagai partai Islam yang moderat dan tahan banting dalam garis perjuangannya. Saya yakin makanya saya bergabung untuk ikut kompetisi di Pileg 2019 mendatang," tutur Intan.

Lulusan pendidikan Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Negeri Siliwangi, Kota Tasikmalaya itu berniat mengusung visi misi menyejajarkan hak-hak politik kaum perempuan yang masih belum maksimal dalam prakteknya.

Pengalaman aktif di organisasi kemasyarakatan, kampus bahkan tercatat sebagai penggagas dan pendiri Komunitas Putih sebuah gerakan generasi muda untuk Pilkada Bersih pada saat Pilkada Serentak Kota Tasikmalaya 2017 silam menjadi bekal baginya terjun ke dunia politik praktis.

Tak hanya itu, jaringan luas yang dimilikinya menambah keyakinan jika perempuan yang tengah menempuh pendidikan S2 di Universitas Jendral Sudirman (Unsoed) akan menjadi bagian dari parlemen Kota Tasikmalaya.

Dapil II, Kec. Indihiang dan Cipedes akan menjadi wilayah yang akan diarungi Intan. "Saya akan terus berupaya berbuat yang terbaik buat umat," ungkap bacaleg yang tinggal di Jalan Parakanyasag II No.13 Kompleks SDIT Ibadurohman, Kecamatan Indihiang.

Menurutnya berjuang lewat parlemen melalui kendaraan politik akan lebih pas daripada hanya teriak dijalanan atau menulis update di medsos.

"Melalui kendaraan politik kita bisa berbuat banyak dengan mencurahkan pemikiran dan gagasan di parlemen nanti, karena mekanisme politik kita seperti itu," tandasnya.

Keseriusan itu ia buktikan dengan rencana mendirikan posko dan tim pemenangan. (DwiJejak Tasikmalaya - Neneng Fitriani Intan Nurmala, SE, perempuan kelahiran Tasikmalaya 01 Juli 1994 bersiap menatap ketatnya persaingan dunia politik Kota Tasikmalaya.

Berangkat menggunakan perahu Partai Bulan Bintang (PBB), perempuan yang akrab disapa Intan itu telah tercatat sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) pada Pemilihan Legislatif 2019 mendatang.

"Saya yakin memilih PBB sebagai alat perjuangan politik karena PBB telah terbukti sebagai partai Islam yang moderat dan tahan banting dalam garis perjuangannya. Saya yakin makanya saya bergabung untuk ikut kompetisi di Pileg 2019 mendatang," tutur Intan.

Lulusan pendidikan Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Negeri Siliwangi, Kota Tasikmalaya itu berniat mengusung visi misi menyejajarkan hak-hak politik kaum perempuan yang masih belum maksimal dalam prakteknya.

Pengalaman aktif di organisasi kemasyarakatan, kampus bahkan tercatat sebagai penggagas dan pendiri Komunitas Putih sebuah gerakan generasi muda untuk Pilkada Bersih pada saat Pilkada Serentak Kota Tasikmalaya 2017 silam menjadi bekal baginya terjun ke dunia politik praktis.

Tak hanya itu, jaringan luas yang dimilikinya menambah keyakinan jika perempuan yang tengah menempuh pendidikan S2 di Universitas Jendral Sudirman (Unsoed) akan menjadi bagian dari parlemen Kota Tasikmalaya.

Dapil II, Kec. Indihiang dan Cipedes akan menjadi wilayah yang akan diarungi Intan. "Saya akan terus berupaya berbuat yang terbaik buat umat," ungkap bacaleg yang tinggal di Jalan Parakanyasag II No.13 Kompleks SDIT Ibadurohman, Kecamatan Indihiang.

Menurutnya berjuang lewat parlemen melalui kendaraan politik akan lebih pas daripada hanya teriak dijalanan atau menulis update di medsos.

"Melalui kendaraan politik kita bisa berbuat banyak dengan mencurahkan pemikiran dan gagasan di parlemen nanti, karena mekanisme politik kita seperti itu," tandasnya.

Keseriusan itu ia buktikan dengan rencana mendirikan posko dan tim pemenangan. (Dwi)