AG pelaku pencurian anjing dan motor tertunduk saat dimintai keterangan oleh petugas

Jejak Tasikmalaya - Pencuri anjing yang kerap beraksi di Tasikmalaya berhasil di tangkap jajaran Polres Tasikmalaya, Kamis (19/3/2020). Pelaku adalah residivis pencurian hewan di tahun 2011-2012.

AG (23) pelaku asal Desa Pasirsalam, Kec. Mangunreja mengaku kerap mencuri anjing di pemukiman saat malam hari. Setiap harinya, satu hingga dua anjing berhasil ia curi dan di jual ke wilayah Jawa Timur. Per ekor ia jual Rp 100 ribu.

Polisi kemudian mengembangkan kasus ini. Dan terungkap, Pelaku sengaja mencuri motor sambil mencari anjing liar untuk dibawa. Pelaku juga masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) tahun 2016 terkait kasus pencurian sepeda motor.

"Modusnya, pelaku sengaja mencuri sepeda motor yang terparkir dihalaman rumah korbannya. Total empat buah motor dicuri pelaku. Rata rata motor yang dicuri karena pemiliknya lupa membawa kunci," ungkap Kanit Reskrim Umum (Resum) I IPDA Dandan Ramdani kepada wartawan di Mako Polres Tasikmalaya.

Menurut Dandan, dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, ada empat TKP curanmor jenis matic di wilayah Tasikmalaya. Modus pelaku mengambil motor dihalaman rumah korban menggunakan kunci later serta ambil motor yang kuncinya menggantung. 

Hasil motor curian, tambah dia, dijual Rp 500 ribu ke penadah yang masih berada di wilayah Tasikmalaya. 

Pelaku dijerat pasal pencurian pasal 363 ayat I KUHPidana dengan ancaman hukumannya minimal lima tahun, paling lama tujuh tahun penjara. (Dwi)