Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo Tarigan saat konprensi pers di Mapolres Tasikmalaya, Senin (23/3/2020)

Jejak Tasikmalaya - Setelah buron selama enam bulan, AY (25) akhirnya berhasil dibekuk anggota Satreskrim Polres Tasikmalaya di tempat persembunyiannya di kawasan Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu (22/3/2020). 

AY warga Kec. Sukaraja, Kab. Tasikmalaya adalah pelaku pembunuhan neneknya sendiri, Enyu (67). Pelaku tega menghabisi neneknya (22/10/2019) lalu, diduga kesal karena tidak diberi pinjaman uang. 

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo Tarigan mengatakan, penangkapan AY melalui medan sulit, mesti melewati sungai. Polisi menghabiskan waktu sekitar 45 menit untuk membekuk pelaku. 

Pelaku sebelum menjalankan aksinya sempat menginap di rumah korban. AY kemudian mencuri perhiasan emas milik korban serta uang tunai. Nahas, belum sempat kabur, korban memergoki aksinya.

"Kalap dan malu, AY akhirnya membekap korban dengan bantal dan selimut bagian mulut dan wajahnya sehingga korban kehabisan nafas dan pelaku langsung melarikan diri menuju Banyuasin," ungkap Siswo. 

Dihadapan polisi, AY mengaku kesal karena neneknya tidak memberi pinjaman uang. Padahal dirinya butuh uang untuk membayar utang Rp. 1 juta. 

"Nenek itu masih kelihatan gerak saya nangis dia sempat bilang istigfar jang istigfar jang, tapi karena saya butuh, saya kalap, akhirnya saya habisi nyawa nenek dengan cara dibekap," kata AY. 

Polisi sita barang bukti berupa selimut, pakaian korban serta barang yang dibeli pelaku dari hasil mencuri. Akibat perbuatanya, pelaku dijerat pasal KUH Pidana pasal 362 dan 339 ancaman kurungan seumur hidup. (Dwi