Balon udara, salah satu lokasi favorit berswafoto di Taman Wisata Alam Batu Mahpar Galunggung (foto: IG Anton Charliyan)

Jejak Tasikmalaya - Rencananya, di Kab. Tasikmalaya akan didirikan tiang bendera tertinggi di Indonesia, tepatnya di Taman Wisata Alam Batu Mahpar yang berlokasi di Kp. Tegal Munding, Desa Linggawangi Kec.Leuwisari, Kab. Tasikmalaya.

Penggagas ide sekaligus pemilik Taman Wisata Alam Batu Mahpar Irjen Pol (Purn) DR Anton Charliyan MPKN memberi alasannya kenapa tiang bendera tertinggi di Indonesia akan didirikan di Batu Mahpar, karena Galunggung merupakan salah satu pelopor tentang wawasan kebangsaan dan cinta tanah air sesuai yang tertulis dalam Amanat Galunggung.

"Galunggung merupakan salah satu pelopor tentang wawasan kebangsaan, tentang cinta tanah air yang ada di Amanat Galunggung yaitu Jaga ini Kabuyutan, Kabuyutan ini adalah Tanah Air, bila Raja Putra tidak bisa menjaga maka lebih hina daripada bangkai yang ada dijarian," tutur pria yang akrab disapa Abah Anton itu kepada awak media usai peringatan HUT RI ke 74 di Taman Wisata Alam Batu Mahpar, Minggu (18/8/2019).

Menurutnya, konsepsi cinta tanah air yang ada di Indonesia sepanjang sepengetahuannya bukan Sumpah Palapa melainkan Amanat Galunggung karena Sumpah Palapa pada abad ke 15 di jaman Majapahit sedangkan Amanat Galunggung yang ditulis Prabu Darmasiksa pada abad ke 11 sekitar tahun 1078an.

"Makanya kita sedang mencari investor ingin mendirikan tiang bendera tertinggi di Indonesia," ujarnya. 

Rencananya, tiang bendera akan didirikan setinggi 100 meter lebih, akan mengalahkan tiang bendera yang ada di Bogor. (Dwi