Kondisi jalan yang belum lama diperbaiki petugas Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Barat

Jejak Tasela - Perbaikan dan tambal sulam jalan Provinsi di ruas Simpang-Cipatujah Kab. Tasikmalaya dikeluhkan sekalangan warga Tasik selatan. Keluhan warga ini berkisar hasil pekerjaan penambalan jalan berlubang yang di akukan pekerja berseragam kuning tersebut terlihat asal-asalan.

Kekesalan warga kian menjadi usai seorang pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami luka cukup parah akibat tergelincir saat melintas di jalan yang baru saja diperbaiki di betulan Kp. Cibeureum Desa Sirnagalih Kec. Bantarkalong.

Dari penuturan sejumlah warga sekitar kejadian, pengendara sepeda tersebut tak mampu mengendalikan laju sepeda motornya usai roda bagian depannya menginjak kerikil yang bertebaran di titik jalan yang di tambal.

"Penyebab terjatuhnya seorang pengendara motor itu diakibatkan oleh batu kerikil yang tak menempel pada aspal hasil perbaikan sebelumnya," ujar Ujang, warga sekitar yang turut menyaksikan jatuhnya pengendara.

Keterangan serupa juga disampaikan Dedi, warga Kec. Bantarkalong ini mengaku sangat prihatin mendapati hasil pekerjaan perbaikan/penambalan jalan tersebut. Menurutnya pengerjaan penambalan jalan ini nyata-nyata asal-asalan, terbukti batu kerikil yang seharusnya tertanam pada aspal/hotmik justru tak tertanam sempurna sehingga keluar dan berantakan sehingga membahayakan penggguna jalan terutama pengendara sepeda motor.

Di duga kuat kurangnya cairan aspal/hotmik membuat bebatuan kerikil di titik jalan yang di tambal gampang sekali terkelupas sehingga cukup membahayakan.

"Kami berharap pekerjaan penambalan jalan ini kembali di ulang agar tak membahayakan pengguna jalan terutama pengguna sepeda motor," tegas Dedi pada jejakjabar.com, Rabu (10/10/2018). (Mz)