Tokoh pemuda Yanto Oce (kedua dari kanan) didampingi Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya Ahmad Junaedi Shakan dan MPI DPD KNPI Kota Tasikmalaya Endang Rusyanto di acara Gowes Pemuda

Jejak Tasikmalaya - Memperingati Hari Sumpah Pemuda DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tasikmalaya menyelenggarakan Gowes Pemuda. Start-finish dilakukan di Kantor DPD KNPI Kota Tasikmalaya Jalan Letjen Mashudi, Cibeureum, Minggu (3/11/2019). 

Kegiatan yang diikuti masyarakat umum berlangsung meriah. Sejumlah hadiah diperebutkan ratusan peserta. 

Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya Ahmad Junaedi Shakan mengatakan, sengaja kegiatan terbuka untuk masyarakat umum agar menghilangkan paradigma KNPI itu eklusif, dimana hanya menjadi wadah untuk organisasi dibawah naungan KNPI saja. 

"Kami ingin kerja bareng dan bersinergi dengan masyarakat, bisa dilihat dengan Gowes Pemuda hari ini mayoritas pesertanya dari masyarakat umum," ujar pria yang akrab disapa Jun ini. 

Jun berharap, pemerintah dapat lebih memperhatikan kepemudaan. Ia menilai, sampai hari ini lembaga kepemudaan yabg bernaung dibawah KNPI dianggap kurang perhatian dari pemerintah. 

"Kedepan, saya ingin mendorong agar ada perhatian penuh dari pemerintah karena pemuda hari ini adalah harapan bangsa," ucap anggota DPRD Kota Tasikmalaya itu. 

Tokoh pemuda Kota Tasikmalaya Yanto Oce menyebut jika Hari Sumpah Pemuda harus menjadi momentum untuk menggairahkan kembali semangat yang sempat terdegradasi tersebut. 

"Dengan Sumpah Pemuda, pemuda harus mencoba membuat program-program untuk membangkitkan kembali semangat persatuan dan kesatuan yang perlu dikemas dengan inovatif. Dimana pemuda harus punya ide-ide yang cemerlang sehingga negeri ini bangga dengan pemuda," tandas Yanto Oce.

Sementara itu, Direktur Yanto Oce Institute Cepi Restiadi menuturkan, Sumpah Pemuda merupakan momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia, dimana kesadaran nasional lahir sebagai satu kesatuan bangsa yang menjadi embrio kemerdekaan Indonesia. 

Para pemuda waktu itu, papar Cepi, rela menanggalkan baju ego primordialisme yang terkotak-kotak, bersatu dalam bingkai nasionalisme bangsa Indonesia sehingga spirit persatuan tersebut mampu mampu mewujudkan kemerdekaan.

"Secara estafet, ghiroh perjuangan pemuda terus bergelora dari masa resolusi jihad, masa kemerdekaan dan reformasi yang kesemuanya berawal dari komitmen Sumpah Pemuda yang menghendaki bangsa Indonesia bersatu, berdaulat, adil dan makmur," ujarnya. 

"Dalam konteks kekinian, komitmen Sumpah Pemuda terus dijaga, melalui kegiatan positif dan produktif termasuk kegiatan yang diselenggarakan oleh DPD KNPI Kota Tasikmalaya melalui baksos dan Gowes Pemuda. Selain meningkatkan kepedulian melalui kegiatan sosial,KNPI yang merupakan wadah organisasi kepemudaan hari ini tetap konsisten merawat realitas keberagaman para OKP. Harapan kedepan semoga pemuda Kota Tasikmalaya mampu membawa perubahan kearah lebih baik," papar Cepi. (Dwi