Kadis Perawaskim Kota Tasikmalaya, Yono S Karso

Jejak Tasikmalaya - Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Tasikmalaya Yono S Karso tidak membenarkan pernyataan anak buahnya, Kabid Taman dan Makam Dedi Hermawan tentang anggaran pemeliharaan yang dimuat di media beberapa hari lalu. 

Pernyataan Dedi, akan meminjam dana kepada pihak ketiga atau rekanan untuk menutupi biaya pemeliharaan taman dan pilihan itu terpaksa dilakukan lantaran dana yang tersedia sudah hampir habis dibantah keras Yono. 

"Kaitan dengan pemeliharaan, kami tidak pernah meminjam ke rekanan untuk pemeliharaan taman dan makam. Kami memanfaatkan anggaran yang ada," kata Yono didampingi Kabid Taman dan Makam Dedi Hermawan di ruang kerjanya, Senin (11/1//2019). 

Anggaran untuk pemeliharaan tahun anggaran (TA) 2019, terang Yono, sebesar Rp 900 juta. Rp 600 juta untuk kebutuhan gaji pegawai harian lepas (PHL) dan Rp 300 juta untuk bahan. 

"Rp 300 juta dibagi 12 bulan, jadi untuk pemeliharaan diketahui Rp 25 juta per bulannya. Apabila dalam satu bulan ada kejadian atau bencana yang membutuhkan anggaran lebih, kami ambil dari anggaran bulan selanjutnya. Hal itu berakibat anggaran akhir tahun relatif berkurang, tapi tidak berarti pinjam ke rekanan, kami tetap berjalan sesuai dengan anggaran yang ada," jelasnya. 

Untuk awal tahun di bulan Januari-Februari pun sama, baik kebutuhan gaji PHL dan pemeliharaan dibayar full karena diawal tahun, anggaran pemeliharaan sudah turun. 

"Jadi tidak ada pinjam ke rekanan karena tidak ada dalam mekanisme anggaran seperti itu," tandasnya. (Dwi)