Husen Awaluddin

Jejak Tasikmalaya - Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Tasikmalaya akan digelar akhir bulan ini. Ada dua nama yang santer disebut-sebut bakal bertarung memperebutkan posisi ketua DPD, yakni Nurul Awalin dan sang petahana H Yusuf. 

Jelang Musda, beragam harapan muncul. Siapapun pemenangnya kelak, diharapkan memiliki komitmen yang kuat untuk membesarkan partai. Tidak memanfaatkan partai hanya untuk kepentingan pribadi.

Halnya dikemukakan tokoh Golkar Tasikmalaya, Husen Awaluddin. Pokoknya, jangan sampai kita salah memilih pimpinan partai.

"Padi di sawah telah menguning, petanda siap dipanen. Mari bersama-sama kita memanen dan mewujudkan impian. Jangan sampai kita gagal panen karena apabila gagal, yang rugi adalah kita semua. Untuk itu, ayo kita memilih penggarap sawah yg kredibel,profesional dan proporsional. Pemimpin yang merangkul, bukan yang sebaliknya. Apalagi bila orientasinya adalah kepentingan pribadi atau jabatan semata," papar Husen.

Kendati dirinya tak memiliki hak suara di Musda, namun sebagai orang berdarah Golkar, sudah sepatutnya ikut bersuara demi maju-mundurnya partai.

"Bilamana di Musda nanti melahirkan pemimpin sebagaimana diharapkan tadi, kami baik yang di dalam maupun di luar struktur akan siap balik kanan untuk  masa depan Partai Golkar jaya kembali. Tapi jika tidak terwujud, maka kami akan tetap berada di luar. Semoga Alloh SWT memberikan hidayah kepada kita semua, Aamiin," imbuhnya. (Piter)