Civitas akademika STAI berfoto bersama DPC Ikadin usai membuat nota kesepakatan di Notaris Heri Hendriyana

Jejak Tasikmalaya - Dewan Pengurus Cabang Ikatan Advokat Indonesia (DPC Ikadin) Tasikmalaya melakukan kerja sama pendidikan lanjutan kemahiran bidang ilmu hukum dan advokasi dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tasikmalaya. Nota kesepakatan dilakukan/dibuat di Kantor Notaris Heri Hendriyana, Rabu (9/9/2020) siang.

Kerja sama ini digagas Ecep Nurjamal, SH., MH, dosen STAI yang juga anggota Ikadin.

Ketua DPC Ikadin Tasikmalaya, Soni Basuni SH, mengatakan, kerja sama ini dirasa perlu guna terbentuknya advokat yang berkualitas. Memiliki kredibiltas dan integritas.

Ke depan, Ikadin dan STAI bersepakat untuk melakukan beberapa hal/kegiatan. Mulai dari Pendidikan Auditor, Pendidikan Kurator, Pendidikan Para Legal, //Legal in House Training// sampai seminar-seminar hukum untuk umum.

"Selain sasarannya ingin menciptakan advokat yang berkualitas, target lainnya yakni ingin membentuk masyarakat melek hukum. Masyarakat yang sadar dan taat hukum," ungkap Soni Basuni diwawancari usai mendengarkan nota kesepakatan yang dibacakan oleh Notaris Heri Hendriyana.

Sementara, Ketua STAI Tasikmalaya, B Zaenudin, mengatakan, dilakukannya kerja sama ini sebagai upaya pengembangan kapasitas kelembagaan STAI Tasikmalaya sebagai perguruan tinggi yang mana, setiap perguruan tinggi diharuskan melakukan pendidikan, penelitian dan pengabdian.

"Nah, melalui kerja sama ini kami ingin kembali menegaskan bahwa STAI ini hadir dalam hal pengabdian kepada masyarakat. Sebelumnya kami sudah membuka LBH  (Lembaga Bantuan Hukum) sebagai wujud pengabdian untuk masyarakat," imbuhnya. (Piter)