Kuwu Gareng

Jejak Tasikmalaya - Kepala Desa Tanjungbarang, Kec. Cikatomas, Kab. Tasikmalaya, H Pepen Rosmudin, berang lantaran judul kegiatan untuk peningkatan jalan dan pembangunan jembatan di desanya tiba-tiba hilang. Padahal, sebelumnya judul tersebut masih tercatat dalam list kegiatan Tahun Anggaran 2020, lengkap dengan pagu anggarannya.

"Pagunya sekitar Rp 2,5 miliar, untuk kegiatan pengaspalan jalan sepanjang dua kilometer plus pembangunan jembatan," kesal Kuwu Gareng, sapaan akrab H Pepen Rosmudin.

Kuwu Gareng lantas menceritakan bagaimana perjuangannya mengusulkan kegiatan tersebut. Karena kondisi jalan yang sangat rusak serta kebutuhan adanya jembatan baru, melalui musyawarah, pihak desa dan masyarakat bersepakat untuk mengajukan pembangunan. Usulan tersebut selanjutnya dibawa ke Musrenbang tingkat kecamatan, lalu disetujui dan menjadi skala prioritas. Dalam Musrenbang sektoral (dinas) judul masih ada sampai akhirnya tercatat di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab. Tasikmalaya.

"Kemarin saya cek ke Bappeda, tiba-tiba judul tersebut hilang. Otomatis saya dan masyarakat kecewa. Beragam pertanyaan pun menggelayuti benak kami. Apa alasannya? Kalau dalihnya refocusing anggaran, kenapa mesti hilang? Kenapa tidak dipangkas saja? Sementara, banyak usulan kegiatan di desa dan kecamatan lain masih utuh bahkan dengan nilai pekerjaan yang jauh lebih besar dari desa kami," ujarnya, Sabtu (18/7/2020) pagi. 

Jika tidak ada titik temu, sambung Kuwu Gareng, ia bersama masyarakat Tanjungbarang akan berbondong-bondong datang ke Bappeda. Bila perlu menghadap langsung bupati. Bukan untuk memprovokasi masyarakat, melainkan agar masyarakat mendengar langsung alasan dari pihak pemkab, kenapa usulan kegiatan peningkatan jalan dan pembangunan jembatan yang selama ini diidamkan masyarakat dihapus oleh pemkab. (Piter)