Koordinator Presidium KAHMI Kab. Tasik periode 2020-2025, Demi Hamzah Rahadian

Jejak Tasikmalaya - Korps Alumni Mahasiswa Islam (KAHMI) Kab. Tasikmalaya kini sudah memasuki periode kedua. Jika pada periode sebelumnya gerak KAHMI dirasa kurang dinamis, dengan struktur barunya, para organisatoris yang berhimpun di perkumpulan tersebut berkomitmen akan lebih menunjukan eksistensinya dengan segera melakukan berbagai loncatan strategis yang berorientasi pada kepentingan dan/atau kesejahteraan masyarakat.

Berbekal banyak anggotanya yang konsen di hampir semua bidang keahlian/profesi, KAHMI yakin komitmen tadi bakal terwujud.

"Dengan sumber kemampuan yang dimiliki, KAHMI bakal sekuat tenaga memakmurkan masyarakat," kata Koordinator Presidium KAHMI Kab. Tasik periode 2020-2025, Demi Hamzah Rahadian.

Presidium KAHMI, Asep Sopari, mengulas, keputusan presidium menunjuk Demi Hamzah sebagai koordinator tentunya dilatarbelakangi ragam pertimbngan secara komprehensif dan eksplisit. Kemahiran Demi Hamzah memimpin organisasi, salah satunya.

Senada dengan Demi Hamzah, Asep Sofari menegaskan KAHMI ke depan harus lebih dirasakan lagi keberadaan dan kemanfaatannya oleh masyarakat.

Saat ini Kab. Tasikmalaya tengah melaksanakan tahapan hajat demokrasi lima tahunan, memilih calon bupati dan wakil bupati. Kemana arah politik KAHMI? "KAHMI tidak berpolitik praktis. Tapi bukan berarti KAHMI absen dalam urusan politik sebab, KAHMI tidak buta politik. Sebagai warga negara dan cendekia, KAHMI akan hadir untuk mengawal pelaksanaan yang adil serta menggawangi dari kemungkinan adanya pihak-pihak yang hendak merongrong dan merusak tatanan bernegara. KAHMI wajib beramar ma'ruf nahi munkar," jawab Asep Sopari. (Piter)