Pemasangan label KPM PKH disalahsatu rumah di Desa Simpang

Jejak Tasela - Pemasangan label berupa stiker yang menunjukan identitas Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Kec. Bantarkalong mulai dilaksanakan Rabu (20/2/2020).

Pemasangan label di 8 desa yang telah direncanakan pendamping dan pemdes tersebut mulai dilaksanakan di Desa Simpang yang memiliki 190 KPM PKH. Selain para pendamping PKH, ikut menyertai dalam proses pemasangan label tersebut perwakilan Muspika, TNI/Polri, Pemdes, ketua RT/RW.

Koordinator pendamping PKH Kec. Bantarkalong, Cecep Kusnandar M.Pd bersama pendamping PKH Desa Simpang, Mimma Fatmala STKeb di sela-sela pemasangan label di sejumlah rumah peserta PKH di Kp. Ciasmin Desa Simpang mengungkapkan, pemasangan label merupakan kesepakatan dan kerja sama antara pemerintahan desa, muspika dan pendamping PKH yang dibuktikan dengan penandatanganan berita acara pemasangan labelisasi KPM untuk memperjelas status penerima manfaat PKH agar lebih transparan dan tepat sasaran sekaligus memudahkan pendataan fisik maupun psikologis mereka selama mereka menjadi penerima manfaat.

"Direncanakan seluruh penerima PKH di Kec. Bantarkalong akan dipasangi label namun akan dilaksanakan bertahap, untuk pelaksanaan awal di di Desa Simpang dan Hegarwangi yang masing-masing beranggotakan 190 KPM, di lanjutkan Desa Wangunsari dengan 367 KPM," terang Cecep.

Sementara Kepala Desa Simpang Budi Zaenal Abidin ditemui terpisah memgungkapkan, dirinya sangat setuju dengan kebijakan pemasangan labelisasi bagi penerima manfaat PKH dan program bantuan sosial lainnya agar mempermudah pengawasan dan pembinaan

Menurut Budi, pemasangan label tersebut diyakini akan berdampak positif bagi penguatan psikologis penerima untuk memanfaatkan bantuan sosial yang mereka terima agar dimanfaatkan sesuai peruntukan sekaligus meningkatkan taraf kesejahteraan keluarga mereka.

"Semoga dengan pemasangan labelisasi pada penerima bantuan sosial dari pemerintah makin mendorong mereka lebih giat dan fokus meningkatkan taraf hidup mereka menjadi sejahtera berkat bantuan yang mereka terima sebelumnya," kata Budi. (Mz)