Nanang Nurjamil

Jejak Tasikmalaya - Tahapan Pemilu 2019 belum usai, namun netizen sudah ancang-ancang memunculkan siapa kandidat yang akan manggung di Pemilihan Bupati (Pilbup) Kab. Tasikmalaya yang akan dihelat tahun 2020 mendatang. Salah satu nama adalah Nanang Nurjamil. 

Di grup facebook Forum Diskusi Terbuka Masyarakat Tasikmalaya akun Rian Fauzi memposting status "Mari kita usung dan dukung Kang Nanang Nurjamil calon Bupati Tasikmalaya", sontak status tersebut ramai di komentari netizen yang didominasi warga Kab. Tasikmalaya. Beragam komentar tertulis, dari mulai dukungan hingga komentar nyinyir. 

Status tersebut diperkuat oleh akun Dan S Kita yang membuat polling 10 besar nama-nama kandidat calob bupati/wakil bupati di grup fb yang sama. Dalam polling itu nama Nanang Nurjamil untuk sementara duduk dipuncak mengalahkan H Cecep Nurul Yakin dan nama-nama lainnya. 

Menanggapi aksi netizen tersebut, pria yang akrab disapa Kang Jamil mengucapkan terima kasih kepada netizen yang telah mengusulkan namanya menjadi salah satu kandidat calon Bupati Tasikmalaya. 

"Hatur nuhun, terimakasih atas kepercayaan para netizen, Alhamdulillah, Innaillahi Wa Inna Ilaihi roji'un, kepemimpinan sesungguhnya adalah musibah bagi yang dipercaya untuk mengembannya, kecuali dia mampu menjalankan dengan amanah dan istiqomah. Insya Allah akan membawa kebarokahan dan kemaslahatan bagi rakyat yang dipimpinnya serta pahala bagi yang memimpnnya," ungkapnya kepada jejakjabar.com, Selasa (7/5/2019). 

"Kalau ditanya siap, Insya Allah saya siap kalau memang diminta karena saya ini sebenarnya orang kabupaten, saya asli dari Sukahideng, Sukamanah, Singaparna. almarhum kakek dan nenek dari almarhum bapak semua pituin dari Sukahideng dan Sukamanah, Alhamdulillah sampai sekarang masih banyak keluarga disana," papar pengurus Partai Gerindra Kota Tasikmalaya itu. 

Menurutnya, maju tidaknya menjadi cabup tergantung dinamika politik kedepan. 

"Ya kita lihat dinamika politiknya seperti apa kedepan. Kabupaten Tasikmalaya memang membutuhkan pemimpin yang inovatif, berani, bisa berlari cepat untuk mengejar ketertinggalan, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan PAD serta penanggulangan kemiskinan," ujarnya. 

Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017, di Kabupaten Tasikmalaya masih terdapat 189.350 penduduk terkategori miskin dan sangat miskin. Jumlah tersebut mencapai 10,84 persen dari total penduduk Kabupaten Tasik sebanyak 1.806.775 jiwa. Kegiatan mobilisasi perekonomian masyarakat menjadi terkendala akibat masih adanya 600 km jalan di Kabupaten Tasikmalaya yang belum tersentuh perbaikan yang membutuhkan anggaran sekitar Rp 1,2 Triliun. 

"Dua hal ini diantara program prioritas yang harus menjadi fokus utama siapapun Bupati Tasikmalaya yang akan datang," tandasnya. 

Selain itu, lanjut Kang Jamil, Bupati Tasikmalaya harus bisa melakukan terobosan ke pusat untuk melobi dan meyakinkan bahwa Kab. Tasikmalaya memiliki potensi luar biasa yang membutuhkan bantuan anggaran dari pusat untuk mengembangkannya. 

"Bukan dengan jalan suap ya, tapi melobi dan bernegosiasi secara ilmiah, komprehensif, holistic dan terintegrasi, Insya Allah saya yakin kalau melaui model pemaparan presentasi by data by fakta pemerintah pusat akan membantu," pungkasnya. (Dwi