Para petani muda Karya Tani Muda memperlihatkan hasil panennya

Jejak Tasikmalaya - Pandemi Covid-19 berdampak luar biasa pada segala sektor. Dampak terdekat yangn paling dirasakan adalah sektor kehidupan ekonomi rumah tangga. Masyarakat yang mengikuti protokol kesehatan dengan menerapkan physical distancing tak ayal mengalami krisis ketersediaan kebutuhan pangan.

Di tengah krisis pangan akibat pandemi ini, Karya Tani Muda Desa Sukasenang, Kec. Tanjungjaya, Kab. Tasikmalaya, justru membuat gebrakan inspiratif. Rabu (27/05/2020), pra petani muda ini melakukan panen holtikultura guna mewujudkan ketahanan pangan. 

Menurut Ketua Karya Tani Muda Desa Sukasenang Asep Nurjaman, dengan hasil produksi pertanian holtikultura ini keluarga akan mudah untuk mencukupi ketahanan pangan. Oleh sebab itu, apa yang mereka lakukan sejatinya bisa ditiru oleh masyarakat. 

“Sebagai salah satu indikator ketahanan pangan keluarga yaitu tercukupinya pengonsumsian pangana yang sehat dan dapat membuat stamina, imunitas tubuh kuat dan terjaga,” ujarnya.

Ia juga berpendapat bahwa melalui kegiatan seperti ini Petani muda Desa Sukasenang ingin mendorong para pemuda untuk mau bercocok tanam dan memanfaatkan lahan kosong yang tidak produktif menjadi produktif. Tujuannya agar masyarakat bisa mengurangi pengeluaran belanja sehingga kebutuhan sayur-mayur dapat terpenuhi dari hasil bercocok tanam.

“Apalagi ekonomi seperti sekarang sedang sulit akibat dampak pandemi COVID 19,” terangnya menambahkan.

Asep berharap Pemkab Tasikmalaya melalui dinas terkait bisa serius memerhatikan para pemuda yang mau bergerak secara mandiri.

“Koordinasi, sinergisitas, kolaborasi sebuah kata yang mudah dikatakan tapi sulit dilakukan. Idealnya pemerintah hadir dan ikut memerhatikan kelompok-kelompok kecil yang ada di desa,” pungkasnya.

Ketua DPD KNPI Kab. Tasikmalaya, Nana Sumarna, SE, mengapresiasi para pemuda yang bergerak secara mandiri di tengah situasi saat ini. Menurutnya hal tersebut patut dicontoh oleh lapisan masyarakat lainnya. 

"Tentunya juga harus didorong oleh pemerintah agar mereka yang mau bergerak ini bisa lebih mengembangkan kemampuannya di bidang pertanian," pungkas Nana. (Piter)