Potongan video, seorang guru (baju coklat) tengah memukul muridnya

Jejak Bekasi - Aksi kekerasan guru terhadap murid terjadi. I, salah seorang guru di salah satu SMA Negeri di Bekasi memukul muridnya bertubi-tubi di tengah lapangan sekolah, Selasa lalu. Kabarnya, si murid dipukul karena tak memakai ikat pinggang. Kejadian direkam salah satu siswa lalu diunggahnya ke media sosial facebook. Tak berselang lama, video itu pun viral. Tak ayal, kecaman pun bermunculan.

Menanggapi kejadian itu, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam (PC PMII) Kota Bekasi, angkat suara. Mereka meminta agar Inspektorat Jawa Barat bersikap tegas dengan memanggil, memeriksa dan memberikan sanksi kepada guru yang bersangkutan. Bila perlu dinonjobkan.

"Kami meminta Inspektorat Provinsi melakukan BAP terhadap pihak sekolah, termasuk pelaku dan manajemen sekolah. Hal ini sebagaimana diatur dalam PP No. 53 tahun 2014 tentang Disiplin PNS, mengingat ada pelanggaran terhadap UU Perlindungan Anak," ujar Ujar Ade Lukman, Sekretaris PC PMII Kota Bekasi, dihubungi redaksi melalui aplikasi percakapan.

Ketika seorang guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, hemat Ade Lukman, setidaknya akan memainkan tiga fungsi, yaitu fungsi instruksional, fungsi edukasional, dan fungsi managerial. fungsi instruksional berkaitan dengan peran guru sebagai pengajar, yakni orang yang memberikan petunjuk berupa ilmu pengetahuan kepada anak didiknya, bukan malah memberi tontonan praktik tidak terpuji. Terlebih aksi kekerasan itu dilakukan di depan banyak siswa.

Informasi yang dihimpun, I memang dikenal temperamental tetapi sangat disiplin. Selama ini, I diberi tugas menangani bidang kesiswaan. (Piter)