Salah satu spanduk. Belum diketahui siapa pemasangan spanduk tersebut

Jejak Tasikmalaya - Publik Tasikmalaya dikejutkan dengan bertebarnya spanduk/kain putih yang dibentang di beberapa sudut Kota Tasik berisi ragam tulisan. Salah satunya bertuliskan "KPK HARUS TANGKAP BUDI BUDIMAN". Kain-kain itu dipasang merata di semua kecamatan.

Selain "KPK HARUS TANGKAP BUDI BUDIMAN", tulisan lain di kain putih itu seperti "BASMI TIKUS2 BERBUDI" dan "SAPU BERSIH KOTA TASIK DARI PRAKTIK-PRAKTIK KKN". Informasi yang dihimpun, spanduk-spanduk tersebut dipasang Minggu (26/1/2020) malam.

Mengomentari tebaran spanduk tersebut, Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indoneaia (PC PMII) Kota Tasikmalaya, Imam Farid, mengaku mendukung penuh siapapun yang membuatnya. Malah, kata Imam, PMII siap membersamai para pembuat jika konteksnya adalah pemberantasan korupsi.

"Melihat fenomena spanduk dengan tema tulisan tangkap wali kota yang sudah menjadi tersangka KPK, menurut saya, ini adalah respon natural dari masyarakat Kota Tasik yang sudah mulai geram dengan status tersangka wali kota. Siapapun orang yang memasang tulisan-tulisan itu, kami dari PMII sangat mendukung penuh dan siap membersamai perjuangan pemberantasan KKN Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di kota Tasikmalaya," ujar Imam dihubungi melalui sambungan WhatsApp.

Seperti diketahui, April 2019, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman sebagai tersangka kasus suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Tasikmalaya Tahun Anggaran 2018. Budi diduga memberi uang total sebesar Rp400 juta terkait dengan pengurusan DAK untuk Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2018 kepada Yaya Purnomo, mantan pejabat Kementerian Keuangan. (Piter)